Tuesday, May 08, 2018

Ki Hajar Dewantara Sumbang Sistem Among ke Gerakan Pramuka

Kategori
Artikel ini di tulis oleh Prof. Dr. Suyatno, M.Pd, atau yang akrab disapa Kak Yatno. Beliau adalah adalah Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tingkat Nasional Gerakan Pramuka (KaPusdiklatnas) aktif saat ini.

Sebagai seorang pemikir yang handal, beliau banyak memberikan wejangan-wejangan kepada para anggota Pramuka di Indonesia, salah satunya adalah tulisan ini yang telah beliau unggah di FP Resmi Pusdiklatnas tepat pada peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini.

Beberapa pesan dan motivasi beliau juga lebih mengarah kepada para Pembina dan Pelatih Pramuka di Indonesia, diantara tulisannya adalah

Ki Hajar Dewantara Sumbang Sistem Among ke Gerakan Pramuka



Apa yang paling dikenang bagi pramuka ketika Hari Pendidikan? Yang paling dikenang adalah Sistem Among yang diinspirasikan dari gagasan Ki Hajar Dewantara. Ing ngarsa sung tuladha, Ing madya mangun karsa, Tutwuri handayani. Di depan memberikan keteladanan yang dapat diikuti oleh orang lain. Di tengah mampu membangun kehendak dan semangat bertindak. Di belakang memberikan dorongan positif.

Dewantara menyebutkan bahwa inti Sistem Among adalah komunikasi yang saling berpengertian dengan keikhlasan memberi. Komunikasi itu harus penuh kepedulian tanpa beban apapun . Senjata penuh kepedulian itu adalah berjiwa merdeka tanpa beban apapun. "Namun bukan merdeka seenaknya saja, melainkan jiwa merdeka yang penuh sopan-santun," kata Ki Hajar.

Jiwa merdeka akan menghasilkan nilai pendidikan yang beradab karena "tanpa ngisorake, tanpa mamerake, tanpa curiga" saat bertemunya pendidik dan peserta didik. Kedekatan pendidik dengan yang didik sangat terpadu. Itulah yang menginspirasi sebutan kakak dan adik dalam Gerakan Pramuka. Sebutan "kakak dan adik" memberikan energi persaudaraan dan kepedulian sesama.

Sistem Among mengharuskan pramuka untuk selalu berjiwa saat berada di situasi apapun. Dia siap memimpin dan siap dipimpin. Pramuka senantiasa di sini senang di sana senang. Sistem Among akan mengantarkan pendidikan dengan penuh gairah dan gembira.

Ketika di depan, pramuka akan memberikan kepemimpinan yang berdasa darma sehingga layak untuk diteladani. Itu dilakukan karena contoh yang diberikan oleh pembinanya. Saat di dunia kerja, pramuka pun akan menggunakan kepemimpinan yang dapat diteladani.

Saat berproses dan melakukan tugas, pramuka akan memberikan semangat yang bergairah. Dia mampu menghibur dan menguatkan kehendak teman-temannya. Irama tugas berlangsung dinamis.

Ketika di belakang timnya, pramuka akan mampu menjadi pendorong keberhasilan. Pengalamannya digunakan untuk pembakar motivasi tim.

Itulah Sistem Among yang dimaknai dengan saling asuh, saling asah, saling asih. Sistem Among dalam Gerakan Pramuka harus menjadi suasana dan ruang bagi pendidikan kepramukaan. #pusdiklatnas #kakyatno

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon