Tuesday, April 10, 2018

Pembina Gudep (Gugus Depan) yang Berkualitas, Seperti Apa?

Kategori
Pernah dengar nama Kak Yatno?, saya yakin kakak asing dengan sapaan akrab tersebut. Ya beliau adalah Prof. Dr. Suyatno, M.Pd - Ketua Pusdiklatnas Gerakan Pramuka. Sosok yang selalu menjadi idola banyak anak Pramuka di Indonesia.

Melalui cara pandang beliau yang luwes dan inovatis, maka tak heran jika setiap wejangan-wejangan yang beliau sampaikan melalui akun resmi Pusdiklatnas Gerakan Pramuka selalu menarik perhatian.

Beberapa contoh tulisan pendek beliau adalah sebagai berikut


Dan masih banyak lagi, dan tidak mungkin Halo Pramuka tuliskan semuanya disini.


Beberapa waktu lalu beliau juga sempat menuliskan bebrapa rangkaian kalimat yang sangat menarik,dan telah di unggah memlaui akun resmi Pusdiklatnas.

Berikut ini isinya

Berkualitaslah Pembina Gudep

Kehebatan gugusdepan bukan terletak pada bagus tidaknya fasilitas yang ada, tetapi lebih didukung oleh kehebatan pembinanya. Jika pembina gudep itu kuat dasar kepramukaannya, pandai merencanakan program binaan, inovasi dalam menerapkan kepembinaan, dan tepat dalam mengevaluasi program, tentu gudep yang dibinanya akan membuahkan hasil pendidikan kepramukaan yang hebat.

Gudep yang baik bukan tujuan. Gudep yang baik hanyalah sarana untuk mencapai tujuan. Untuk menjadi gudep yang baik diperlukan pembina yang baik pula. Gudep yang baik tentu akan menyamankan peserta didik dalam berkegiatan.

Pembina yang berkualitas itu ya pembina yang baik. Dia yidak pilih kasih karena semua peserta didik sama di hadapannya. Semua peserta didik berhak untuk mendapatkan penghargaan TKU manakala sudah menempuh SKU. Standar SKU selalu disesuaikannya dengan kondisi dan kemampuan peserta didiknya. Pembina berkualitas tidak pelit TKU dan juga tidak murahan dalam pemberian TKU maupun TKK.

Pembina berkualitas selalu ditandai oleh (1) mau belajar terus menerus karena perkembangan ilmu tidak ada habisnya, (2) terbuka atas kritik dan saran dari peserta didik dan sesama pembina, (3) fokus dalam membina, (4) selalu menarik dan menantang dalam membina, dan (5) senantiasa mengevaluasi diri untuk kemajuan berikutnya.

Sekali membina tetaplah membina dengan tanggung jawab yang maksimal. Kebahagiaannya terletak pada rasa senang adik didiknya saat berlatih. Dia senantiasa berpikir positif agar peserta didiknya juga brrpikir positif. #pusdiklatnas #kakyatno

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon