Thursday, March 01, 2018

Pembina Perlu Inovasi atau Berhenti? Baca ini supaya tahu

Inovasi atau Berhenti? Jangan-jangan peserta didik ikut berlatih kepramukaan karena terpaksa akibat ketakutan pada aturan sekolah atau gudep. Jangan-jangan mereka tidak menyukai pembinanya. Mereka menggunakan kepura-puraan untuk menyamankan situasi. Bisa jadi, mereka menganggap pembinanya statis, menjenuhkan, menakutkan, kuno, dan membuat situasi hambar. Jangan-jangan memang seperti itu. Kadang pembina tidak sadar akan kondisi seperti itu.

Marilah kita tengok bidang lain. Kodak tidak sadar jika orang sudah tidak perlu cetak foto lagi. Akhirnya Kodak terjungkal. Nokia tidak peduli dengan Google (pada waktu masih embrio) karena merasa sudah besar. Akibatnya Nokia berada pada penyesalan. Banyak lagi yang lain.


Banyak pula pembina yang ditinggalkan peserta didiknya akibat berpikiran statis dan melihat kebesaran dirinya saat yang lalu.

Baca juga Kwartir Adalah? Apa Makna/ Arti Kwartir?

Agar pembina tidak terjatuh tentu diperlukan keberanian melangkah ke hal yang kekinian. Syarat kekinian adalah inovasi membina. Inovasi membina ditandai oleh 5M. Menciptakan. Menggantikan. Menyederhanakan. Menggabungkan. Meningkatkan. Itulah resep buat pembina agar disukai peserta didiknya. Yang penting pembina tidak keluar dari prinsip dasar kepramukaan dan fundamental kepramukaan.


Banyak yang mengatakan bahwa berinovasi itu sangat susah. Padahal tidak susah berinovasi itu. Cukup keberanian mencoba. Sadar diri atas perubahan. Berkomunikasilah dengan sesama. Beranilah berbuat demi peserta didik. Selamat membina #pusdiklatnas

Diatas adalah sebuah pernyataan yang patut untuk kita renungkan bersama, khususnya para pembina Pramuka. Dan setelah membaca artikel di atas, masihkah kakak takut untuk berinovasi dalam membina adik-adik didik kakak?

Sumber Pusdiklatnas Gerakan Pramuka. Di unggah pada tanggal 20 Februari 2018 melalui akun facebook resmi Pusat Pendidikan dan Latihan Tingkat Nasional Gerakan Pramuka. Semoga apa yang Halo Pramuka sajikan ulang ini dapat bermanfaat bagi kakak-kakak semua

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon