Tugas dan Tanggung Jawab Pimpinan, Pamong, Instruktur dan Mabi Saka Bahari

Bahari adalah laut, akan tetapi dalam kaitannya dengan kegiatan satuan karya pramuka, bahari mengandung arti segala kegiatan yang ada sangkut pautnya dengan sistem lingkungan hidup (ekosistem) kelautan dan perairan.

Satuan Karya Pramuka Bahari disingkat Saka Bahari adalah wadah pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang kebaharian yang berguna bagi diri pribadi, keluarga, dan lingkungan serta dapat menjadi bekal dalam mengembangkan lapangan kerja.

Anggota Saka Bahari adalah Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega putra dan putri yang menjadi anggota gugus depan di wilayah ranting atau cabang yang mengembangkan bakat, minat, kemampuan, dan pengalaman di bidang keterampilan, ilmu pengetahuan dan teknologi tertentu melalui Saka Bahari.

Dalam Saka Bahari, kita mengenal istilah-istilah seperti Pamong, Instruktur, Mabi dan lain sebaginya. Lalu siapakah mereka itu, apa peran dan tanggung jawabnya dalam Saka Bahari. Berikut ini akan Halo Pramuka uraikan secara mendetail tentang tugas dan tangung jawab masing-masing jabatan dalam Saka Bhayangkara

Sebenarnya ini sudah tertuang dalam Petunjuk Penyelenggaraan (PP) Saka Bahari, Admin mengambil kutiapan dari PP tersebut.
Bila ingin mendownload nya, silahkan kesini: Petunjuk Penyelenggaraan (PP) Saka Bahari Terbaru - Download Pdf

Silahkan simak penjelasan lengkapnya! Selamat membaca.
1. Pimpinan Saka Bahari
  • a. Pimpinan Saka Bahari adalah badan kelengkapan kwartir yang bertugas memberikan bimbingan organisatoris, teknis kepada Saka Bahari dan memberikan bantuan fasilitas atau dukungan lainnya.
  • b. Unsur Pimpinan Saka Bahari:
    • 1) Pimpinan Saka Bahari terdiri atas unsur Gerakan Pramuka (Andalan, Staf, Anggota Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega), pejabat-pejabat pemerintah dan tokoh-tokoh masyarakat di bidang kebaharian dengan jumlah anggota disesuaikan dengan kebutuhan.
    • 2) Susunan Pimpinan Saka Bahari adalah sebagai berikut:
      • a) Penasihat.
      • b) Pengurus, yang terdiri atas:
        • (1) Ketua.
        • (2) Wakil ketua.
        • (3) Sekretaris.
        • (4) Bendahara.
        • (5) Anggota.
      • c) Bila dipandang perlu Ketua Pimpinan Saka Bahari dapat menunjuk beberapa anggota Pimpinan Saka Bahari sebagai Pelaksana Harian.
    • 3) Ketua Pimpinan Saka Bahari secara ex-officio menjadi andalan di kwartirnya.
    • 4) Masa Bakti Pimpinan Saka Bahari sesuai dengan masa bakti kwartirnya.
  • c. Tingkat Pimpinan Saka Bahari
    • 1) Di tingkat Pusat dibentuk Pimpinan Saka Bahari Tingkat Nasional. 
    • 2) Di tingkat Provinsi dibentuk Pimpinan Saka Bahari Tingkat Daerah. 
    • 3) Di tingkat Kabupaten/Kota dibentuk Pimpinan Saka Bahari Tingkat Cabang. 
  • d. Tugas dan tanggung jawab Pimpinan Saka Bahari 
    • 1) Membantu kwartir dalam menentukan kebijakan mengenai pemikiran, perencanaan dan petunjuk teknis tentang kegiatan Saka Bahari. 
    • 2) Melaksanakan program kegiatan Saka Bahari yang telah ditentukan oleh kwartirnya atau program yang telah ditentukan olehnya. 
    • 3) Membantu kwartir melaksanakan pembinaan dan pengembangan Saka Bahari. 
    • 4) Mengadakan hubungan dengan instansi atau badan lain yang berkaitan dengan Saka Bahari melalui kwartirnya. 
    • 5) Bertanggungjawab atas pelaksanan kebijakan kwartir tentang kegiatan Saka Bahari. 
    • 6) Melaksanakan koordinasi antara Pimpinan Saka Bahari di semua jajaran wilayah kerjanya. 
    • 7) Memberi laporan pelaksanaan pembinaan dan pengembangan Saka Bahari kepada kwartirnya. 
    • 8) Pimpinan Saka Bahari dalam melaksanakan tugasnya bertanggungjawab kepada kwartir yang bersangkutan. 
  • e. Hak dan kewenangan Pimpinan Saka Bahari
    • 1) Hak.
      • a) Mengajukan pendapat, saran dan usulan kepada kwartir mengenai hal-hal yang berkaitan dengan Saka Bahari.
      • b) Mengajukan program kerja Pinsaka Bahari dan anggaran yang dibutuhkan kepada kwartir.
    • 2) Wewenang.
      • Menyelenggarakan administrasi kepemimpinan Saka Bahari.

2. Pamong Saka Bahari.
  • a. Pamong Saka Bahari adalah Pembina Pramuka, terutama Pembina Pramuka Penegak/Pandega atau anggota dewasa lainnya yang memiliki minat dalam bidang kebaharian.
  • b. Apabila dalam Saka Bahari ada beberapa orang Pamong Saka Bahari, maka dipilih salah seorang sebagai koordinatornya.
  • c. Masa bakti Pamong Saka Bahari 3 (tiga) tahun dan dapat diangkat kembali.
  • d. Pamong Saka Bahari secara ex-officio menjadi anggota Mabi Saka Bahari yang bersangkutan.
  • e. Pamong Saka Bahari berhenti karena:
    • 1) Berakhir masa baktinya.
    • 2) Atas permintaan sendiri.
    • 3) Diberhentikan.
    • 4) Meninggal dunia.
  • f. Syarat-syarat Pamong Saka Bahari: 
    • 1) Sehat mental dan fisiknya. 
    • 2) Pembina Pramuka golongan Penegak/Pandega atau anggota dewasa lainnya yang telah lulus Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) serta bersedia mengikuti Kursus Pamong Saka Bahari, selambat-lambatnya 1 (satu) tahun setelah dikukuhkan. 
    • 3) Bersedia menjadi Pamong dan memiliki minat dan pengetahuan serta keterampilan dalam sesuatu bidang yang sesuai dengan krida Saka Bahari. 
  • g. Tugas tanggung jawab dan fungsi Pamong Saka Bahari: 
    • 1) Mengelola pembinaan dan pengembangan Saka Bahari. 
    • 2) Menjadi Pembina Saka Bahari dan bekerja sama dengan Majelis Pembimbing Saka Bahari. 
    • 3) Mengusahakan instruktur, perlengkapan dan keperluan Saka Bahari. 
    • 4) Mengadakan hubungan, konsultasi dan kerjasama yang baik dengan Pinsaka Bahari, kwartir, Majelis Pembimbing Saka Bahari, gugus depan dan saka lainnya. 
    • 5) Mengkoordinir Instruktur Saka Bahari dengan Dewan Saka Bahari. 
    • 6) Menerapkan Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan serta Sistem Among dalam kegiatan pembinaan Saka Bahari. 
    • 7) Melaporkan perkembangan Saka Bahari kepada kwartir dan Mabi Saka Bahari. 
    • 8) Menjadi seorang kakak, pendamping dan pembangkit semangat serta daya kreasi bagi para anggotanya. 
    • 9) Mendampingi dan membimbing Dewan Saka Bahari dalam menyusun perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan Saka Bahari. 
    • 10) Meningkatkan secara terus menerus pengetahuan, pengalaman, keterampilan dan kecakapannya melalui pendidikan, khususnya yang menyangkut bidang kegiatan Saka Bahari. 
    • 11) Menjadi motivator bagi para anggota Saka Bahari khususnya dan seluruh Pramuka pada umumnya dalam membina serta mengembangkan bakat dan minat mereka di bidang kebaharian. 

3. Instruktur Saka Bahari
  • a. Instruktur Saka Bahari adalah seseorang yang mempunyai kemampuan dan pengetahuan, keterampilan dan keahlian khusus atau pengalaman di bidang kebaharian yang sanggup dan bersedia membantu Pamong Saka Bahari untuk mendidik dan melatih para anggota Saka Bahari dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan.
  • b. Masa bakti Instruktur Saka Bahari 3 (tiga) tahun dan dapat diangkat kembali.
  • c. Instruktur Saka Bahari berhenti karena:
    • 1) Berakhir masa baktinya
    • 2) Atas permintaan sendiri
    • 3) Diberhentikan.
    • 4) Meninggal dunia.
  • d. Syarat-syarat Instruktur Saka Bahari:
    • 1) Memiliki pengetahuan, keterampilan, keahlian dan pengalaman tertentu yang diperlukan untuk kegiatan Saka Bahari.
    • 2) Bersedia secara sukarela menjadi Instruktur Saka Bahari disertai dengan penuh tanggung jawab.
    • 3) Bersedia membantu Pamong Saka Bahari dalam membina pengembangan Saka Bahari.
    • 4) Bersedia mengikuti Orientasi Kepramukaan.
  • e. Tugas dan tanggung jawab Instruktur Saka Bahari 
    • 1) Bersama Pamong Saka membina dan mengembangkan Saka Bahari. 
    • 2) Melaksanakan pendidikan dan latihan sesuai dengan krida dan keahliannya bagi para anggota Saka Bahari. 
    • 3) Menjadi penguji SKK bagi anggota Saka Bahari sesuai dengan bidang keahliannya dan melaporkan perkembangannya kepada Pamong Saka Bahari. 
    • 4) Menjadi penasehat bagi Dewan Saka Bahari dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan Saka Bahari. 
    • 5) Memberi motivasi kepada anggota Saka Bahari untuk meningkatkan dan menyebarluaskan pengetahuan dan keterampilannya di bidang kebaharian kepada anggota Gerakan Pramuka dan masyarakat. 
    • 6) Meningkatkan pengetahuan, kecakapan dan pengalamannya dalam bidang kebaharian melalui berbagai pendidikan. 
    • 7) Menjalin hubungan persaudaraan dengan anggota Saka Bahari. 
    • 8) Melaporkan pelaksanaan setiap kegiatan yang menjadi tugasnya. 

4. Majelis Pembimbing Saka Bahari
  • a. Majelis Pembimbing (Mabi Saka) Bahari adalah suatu badan yang terdiri dari para pejabat instansi pemerintah dan tokoh masyarakat di bidang kebaharian yang memberikan bimbingan, dukungan dan bantuan moral, material dan finansial untuk pembinaan Saka Bahari.
  • b. Masa bakti Mabi Saka Bahari sesuai dengan masa bakti kwartirnya.
  • c. Susunan Mabi Saka Bahari terdiri atas:
    • 1) Seorang Ketua.
    • 2) Seorang Sekretaris.
    • 3) Seorang Ketua Harian.
    • 4) Beberapa orang anggota.
  • d. Ketua Mabi Saka Bahari tingkat Nasional dijabat oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Ketua Mabi Saka Bahari tingkat daerah dan cabang dijabat oleh Pimpinan Instansi Maritim setempat.
  • e. Majelis Pembimbing Saka Bahari menyelenggarakan rapat sekurang-kurangnya satu kali dalam satu tahun.

Demikian artikel kami tentang Tugas dan Tanggung Jawab Pimpinan, Pamong, Instruktur dan Mabi Saka Bahari, semoga bermanfaat. Jika kakak ingin mendownload PP Saka Bahariterbaru, silahkan kunjungi halaman ini :Petunjuk Penyelenggaraan (PP) Saka Bahari Terbaru - Download Pdf

Terimakasih atas kunjungan kakak ke blog Halo Pramuka, silahkan cari artikel menarik lainnya diblog ini. Salam Pramuka!
Tugas dan Tanggung Jawab Pimpinan, Pamong, Instruktur dan Mabi Saka Bahari