Syarat, Hak dan Kewajiban Anggota Saka Bahari

Satuan Karya Pramuka Bahari disingkat Saka Bahari adalah wadah pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang kebaharian yang berguna bagi diri pribadi, keluarga, dan lingkungan serta dapat menjadi bekal dalam mengembangkan lapangan kerja.

Saka Bahari bertujuan membina dan mengembangkan anggota Gerakan Pramuka agar:
  • a. Memiliki tambahan pengetahuan, pengalaman, ketrampilan dan kecakapan di bidang kebaharian, yang dapat menjurus kepada kemandirian penghidupannya di masa mendatang.
  • b. Memiliki rasa cinta bahari pada khususnya dan tanah air Indonesia pada umumnya.
  • c. Memiliki sikap dan cara berpikir yang lebih matang dalam menghadapi segala tantangan hidup, terutama menyangkut kebaharian.
  • d. Mampu menyelenggarakan kegiatan di bidang kebaharian secara positif berdaya guna dan tepat guna, sesuai dengan minat dan bakatnya serta bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya.

Saka Bahari bersifat terbuka bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega, baik putra maupun putri berasal dari gugus depan di wilayah ranting atau cabangnya.

Sebagai Anggota Saka Bahari, kita memiliki hak dan juga kewajiban, serta syarat-syarak yang harus dipenuhi. Semua ini sudah tertuang dalam Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka Bahari nomor 158 Tahun 2011

Dan berikut ini adalah Syarat, Hak serta Kewajiban Anggota Pramuka Saka Bahari yang Halo Pramuka kutip dari PP Saka bahari. Selamat membaca.

Baca juga tentang seluk beluk Saka Bahari
Disini: Lambang, Bendera, Tanda jabatan, Papan Nama dan Stempel Saka Bahari

1. Anggota Saka Bahari
  • a. Anggota Saka Bahari, adalah Pramuka Penegak Bantara, Penegak Laksana dan Pramuka Pandega dari gugus depan yang mempunyai minat dan bakat di bidang kebaharian.
  • b. Calon Pramuka Penegak atau Pramuka Pandega dapat mengajukan diri sebagai anggota Saka Bahari dengan seijin pembina gugus depannya dan disyaratkan agar dalam waktu 6 (enam) bulan setelah menjadi anggota Saka Bahari telah dilantik sebagai Pramuka Penegak Bantara atau Pramuka Pandega di gugus depannya.
  • c. Pemuda yang berusia antara 16 sampai 25 tahun, dapat menjadi anggota Saka Bahari dengan ketentuan bahwa yang bersangkutan dalam waktu 1 (satu) bulan setelah menjadi anggota Saka Bahari wajib menjadi anggota suatu gugus depan Gerakan Pramuka dan selanjutnya menempuh Syarat Kecakapan Umum dan dilantik sesuai dengan golongan keanggotaannya.

2. Syarat Anggota Saka Bahari
  • a. Mendapat ijin dari orang tua atau wali dan pembina gugus depannya.
  • b. Berusia antara 16 sampai dengan 25 tahun.
  • c. Sehat jasmani dan rohani.
  • d. Menyatakan keinginan untuk menjadi anggota Saka Bahari secara sukarela dan tertulis
  • e. Berminat dan bersedia untuk berperan aktif dalam segala kegiatan Saka Bahari.
  • f. Bersedia dengan sukarela mendarmabaktikan dirinya kepada masyarakat dan sanggup mentaati segala ketentuan yang berlaku bagi anggota Saka Bahari.
  • g. Bagi calon anggota Saka Bahari yang belum menjadi anggota Gerakan Pramuka harus bersedia menjadi anggota gugus depan Gerakan Pramuka setempat.
  • h. Tidak sedang menjadi salah satu anggota Saka lain.

3. Hak Anggota
  • a. Memperoleh pendidikan dan latihan di bidang kebaharian untuk mendapatkan pengalaman, keterampilan dan kecakapan di bidang kebaharian.
  • b. Menjadi Instruktur Muda di gugus depannya.
  • c. Menjadi Dewan Saka Bahari.
  • d. Dapat menjadi anggota Saka lainnya apabila telah mendapatkan sedikitnya 3 (tiga) buah TKK dan sedikitnya telah berlatih selama 6 (enam) bulan dengan sepengetahuan dan seijin Dewan Saka Bahari yang bersangkutan.

4. Kewajiban Anggota
  • a. Mentaati Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka.
  • b. Mentaati Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka.
  • c. Menjaga nama baik Gerakan Pramuka dan Saka Bahari tempat ia menjadi anggota.
  • d. Mentaati peraturan perundang-undangan dan adat istiadat masyarakat setempat.
  • e. Mengikuti dengan rajin dan tekun segala latihan dan kegiatan Saka Bahari.
  • f. Mengembangkan serta menerapkan kecakapan dan keterampilannya dalam kegiatan yang bermanfaat baik bagi dirinya maupun bagi masyarakat serta bagi kepentingan kemanusiaan.
  • g. Menjalankan tugas melatih bidang kebaharian di gugus depannya atau di gugus depan lain serta bekerjasama dengan Pembina Satuan yang bersangkutan atas persetujuan Pembina gugus depan dan sepengetahuan kwartir rantingnya.
  • h. Membayar iuran dan mentaati segala peraturan Gerakan Pramuka dan Saka Bahari.

Demikian informasi tentang Syarat-Syarat , hak dan kewajiban anggota Saka Bahari, semoga bermanafaat. Silahkan cari artikel menarik lainnya di Halo Pramuka.

Referensi: Petunjuk Penyelenggaraan Saka Bhayangkara Nomor 158 tahun 2011
Syarat, Hak dan Kewajiban Anggota Saka Bahari