Pimpinan, Pamong, Instruktur dan Mabi Saka Pariwisata

Tujuan dibentuknya Saka Pariwisata adalah memberi wadah pendidikan dan pembinaan bagi para Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk menyalurkan minat, mengembangkan bakat, kemampuan, dan pengalaman dalam bidang pengetahuan dan teknologi serta keterampilan bidang pariwisata yang dapat menjadi bekal bagi kehidupan dan penghidupannya untuk mengabdi pada masyarakat, bangsa dan negara.

Dan dikesempatan kali ini, Halo Pramuka ingin berbagi kepada kakak tentang Pimpinan Saka Pariwisata, yang meliputi pengertian pimpinan Saka Pariwisata, susunan pengurus, hak dan wewenang serta tanggung jawab Pimpinan saka Pariwisata


Yang selanjutnya adalah tentang Pamong Saka Pariwisata, Instruktur Saka Pariwisata serta yang terakhir adalah Majelis Pembimbing Saka Pariwisata

Sebenarnya semua penjelasan ini sudah termuat dalam PP Saka Pariwisata, tepatnya pada BAB VII. Namun admin ingin menyajikaanya kembali agar kepada kakak agar mudah untuk dibaca secara langsung melalui browser.

Download PP Saka Pariwisata
Jika kakak berniat untuk mendownload PP Saka Pariwisata, bisa dilakukan melalui link download disini: Petunjuk Penyelenggaraan (PP) Saka Pariwisata Terbaru - Download Pdf

Dan berikut kami sajikan uraian lengkapnya tentang Pimpinan, Pamong, Instruktur dan Majelis Pembimbing Saka Pariwisata, silahkan disimak

1. Pimpinan Saka Pariwisata
a. Pimpinan Saka Pariwisata adalah badan kelengkapan kwartir yang bertugas memberikan bimbingan organisatoris, teknis dan bantuan fasilitas atau dukungan lainnya kepada Saka Pariwisata.

b. Unsur pimpinan Saka Pariwisata:

1) Pimpinan Saka Pariwisata terdiri atas unsur Gerakan Pramuka (andalan, staf, anggota dewan kerja pramuka penegak dan pandega), pejabat pemerintah dan tokoh masyarakat di bidang pariwisata dengan jumlah anggota disesuaikan dengan kebutuhan.

2) Susunan Pimpinan Saka Pariwisata adalah sebagai berikut:
a) Penasehat
b) Pengurus, yang terdiri atas:
(1) Ketua
(2) Wakil Ketua
(3) Sekretaris
(4) Bendahara
(5) Anggota

3) Bila dipandang perlu Ketua Pimpinan Saka Pariwisata dapat menunjuk pengurus Pimpinan Saka Pariwisata yang lain sebagai Pelaksana Harian.

4) Ketua Pimpinan Saka Pariwisata secara ex-officio menjadi andalan kwartir.

5) Masa bakti Pimpinan Saka Pariwisata sesuai dengan masa bakti kwartir yang bersangkutan..

c. Tingkat Pimpinan Saka Pariwisata
  • 1) Tingkat pusat dibentuk Pimpinan Saka Pariwisata tingkat Nasional.
  • 2) Tingkat provinsi dibentuk Pimpinan Saka Pariwisata tingkat Daerah.
  • 3) Tingkat kabupaten/kota dibentuk Pimpinan Saka Pariwisata tingkat Cabang.

d. Tugas dan tanggung jawab Pimpinan Saka Pariwisata
  • 1) Membantu kwartir dalam menentukan kebijakan mengenai pemikiran, perencanaan petunjuk teknis tentang kegiatan Saka Pariwisata.
  • 2) Melaksanakan program kegiatan Saka Pariwisata yang telah ditentukan oleh kwartirnya atau program yang ditentukan olehnya.
  • 3) Membantu kwartir melaksanakan pembinaan dan pengembangan Saka Pariwisata.
  • 4) Mengadakan hubungan dengan instansi atau badan lain yang berkaitan dengan Saka Pariwisata melalui kwartirnya.
  • 5) Bertanggung jawab atas pelaksanaan kebijakan kwartir tentang kegiatan Saka Pariwisata.
  • 6) Melaksanakan koordinasi antara pimpinan Saka Pariwisata di semua jajaran wilayah kerjanya.
  • 7) Memberi laporan pelaksanaan pembinaan dan pengembangan Saka Pariwisata kepada kwartirnya.
  • 8) Pimpinan Saka Pariwisata dalam melaksanakan tugasnya bertanggung-jawab kepada kwartir yang bersangkutan.
e. Hak dan Kewenangan Pimpinan Saka Pariwisata

1) Hak
  • a) Mengajukan pendapat, saran dan usulan kepada Kwartir Nasional mengenai hal-hal yang berkaitan dengan Saka Pariwisata.
  • b) Mengajukan program kerja Saka Pariwisata dan anggaran yang dibutuhkan kepada Kwartir Nasional.
2) Wewenang
Menyelenggarakan administrasi kepemimpinan Saka Pariwisata.

2. Pamong Saka Pariwisata
a. Pamong Saka Pariwisata adalah pembina pramuka terutama Pembina Pramuka Penegak/Pandega atau anggota dewasa lainnya yang memiliki minat dalam bidang kepariwisataan.

b. Apabila dalam Saka Pariwisata ada beberapa orang Pamong Saka Pariwisata maka dipilih salah seorang sebagai koordinatornya.

c. Masa bakti Pamong Saka Pariwisata 3 (tiga) tahun dan dapat diangkat kembali.

d. Pamong Saka Pariwisata secara ex-officio menjadi anggota Mabi Saka Pariwisata yang bersangkutan.

e. Pamong Saka Pariwisata berhenti karena:
1) Berakhir masa baktinya
2) Atas permintaan sendiri
3) Diberhentikan
4) Meninggal dunia

f. Syarat-syarat Pamong Saka Pariwisata
  • 1) Sehat mental dan fisiknya.
  • 2) Pembina Pramuka Penegak/Pandega atau anggota dewasa lainnya yang telah lulus Kursus Pembina Pramuka Mahir tingkat Dasar (KMD) serta bersedia mengikuti Kursus Pamong Saka Pariwisata selambat-lambatnya 1 (satu) tahun setelah dikukuhkan.
  • 3) Bersedia menjadi pamong dan memiliki minat dan pengetahuan serta keterampilan dalam suatu bidang yang sesuai dengan krida pada Saka Pariwisata.
g. Tugas, Tanggung jawab dan Fungsi Pamong Saka Pariwisata
  • 1) Mengelola pembinaan dan pengembangan Saka Pariwisata.
  • 2) Menjadi Pembina Saka Pariwisata dan bekerjasama dengan Majelis Pembimbing Saka Pariwisata.
  • 3) Mengusahakan instruktur, perlengkapan dan keperluan Saka Pariwisata.
  • 4) Mengadakan hubungan, konsultasi, dan kerjasama yang baik dengan Pinsaka Pariwisata, Kwartir, Majelis Pembimbing Saka Pariwisata, gugus depan tempat anggota saka bergabung, dan saka lainnya.
  • 5) Mengoordinir instruktur Saka Pariwisata dengan Dewan Saka Pariwisata.
  • 6) Melaporkan perkembangan Saka Pariwisata pada kwartir dan Mabi Saka Pariwisata.
  • 7) Menjadi seorang kakak, pendamping, dan pembangkit semangat serta daya kreasi bagi para anggotanya.
  • 8) Mendampingi dan membimbing Dewan Saka Pariwisata dalam menyusun perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan Saka Pariwisata.
  • 9) Meningkatkan secara terus menerus pengetahuan, pengalaman, keterampilan, dan kecakapannya melalui pendidikan, khususnya yang menyangkut bidang kegiatan Saka Pariwisata.
  • 10)Menjadi motivator bagi para anggota Saka Pariwisata pada khususnya dan seluruh pramuka pada umumnya dalam membina serta mengembangkan bakat dan minat mereka di bidang Pariwisata.

3. Instruktur Saka Pariwisata
a. Instruktur Saka Pariwisata adalah seseorang yang mempunyai kemampuan dan pengetahuan, keterampilan dan keahlian khusus atau pengalaman di bidang Pariwisata yang sanggup dan bersedia membantu Pamong Saka Pariwisata untuk mendidik dan melatih para anggota Saka Pariwisata dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan.

b. Masa bakti instruktur Saka Pariwisata 3 (tiga) tahun dan dapat diangkat kembali.

c. Instruktur Saka Pariwisata berhenti karena
1) Berakhir masa baktinya
2) Atas permintaan sendiri
3) Diberhentikan
4) Meninggal dunia

d. Syarat-syarat Intruktur Saka Pariwisata
  • 1) Memiliki pengetahuan, keterampilan, keahlian dan pengalaman tertentu yang diperlukan untuk kegiatan Saka Pariwisata.
  • 2) Bersedia secara sukarela menjadi Instruktur Saka Pariwisata disertai dengan penuh tanggungjawab.
  • 3) Bersedia membantu Pamong Saka Pariwisata dalam membina pengembangan Saka Pariwisata.
  • 4) Bersedia mengikuti orientasi kepramukaan.

e. Tugas dan tanggung jawab Instruktur Saka Pariwisata
  • 1) Bersama Pamong Saka Pariwisata membina dan mengembangkan Saka Pariwisata. 
  • 2) Melaksanakan pendidikan dan latihan sesuai dengan krida dan keahliannya bagi para anggota Saka Pariwisata. 
  • 3) Menjadi penguji SKK bagi anggota Saka Pariwisata sesuai dengan bidang keahliannya dan melaporkan perkembangannya kepada Pamong Saka Pariwisata. 
  • 4) Menjadi penasehat bagi dewan Saka Pariwisata dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan Saka Pariwisata. 
  • 5) Memberi motivasi kepada anggota Saka Pariwisata untuk meningkatkan dan menyebarluaskan pengetahuan dan keterampilannya di bidang Pariwisata kepada anggota Gerakan Pramuka dan masyarakat. 
  • 6) Menjalin hubungan persaudaraan dengan anggota Saka Pariwisata. 
  • 7) Melaporkan pelaksanaan setiap kegiatan yang menjadi tugasnya. 

4. Majelis Pembimbing Saka Pariwisata
a. Majelis pembimbing (Mabi) Saka Pariwisata adalah suatu badan yang terdiri dari para pejabat instansi pemerintah dan tokoh masyarakat di bidang Pariwisata yang memberikan bimbingan, dukungan dan bantuan moral, material dan financial untuk pembinaan Saka Pariwisata.

b. Masa bakti Mabi Saka Pariwisata sesuai dengan masa bakti kwartirnya.

c. Susunan Mabi Saka Pariwisata terdiri atas:
1) Seorang ketua
2) Seorang sekretaris
3) Seorang ketua harian
4) Beberapa orang anggota

d. Ketua Mabi Saka Pariwisata tingkat Nasional dijabat oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ketua Mabi Saka Pariwisata tingkat Daerah dijabat oleh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atau dinas yang membidangi Pariwisata Provinsi, dan Ketua Mabi Saka Pariwisata tingkat Cabang dijabat oleh Kepala SKPD atau dinas yang membidangi Pariwisata Kabupaten/Kota, serta Ketua Mabi Saka Pariwisata tingkat Ranting dijabat oleh Kepala SKPD/dinas atau tokoh masyarakat yang membidangi Pariwisata di wilayahnya.

e. Majelis Pembimbing Saka Pariwisata menyelenggarakan rapat sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.

Demikian artikel kami yang membahas tentang Pimpinan, Pamong, Instruktur dan Mabi Saka Pariwisata, semoga dapat bermanfaat bagi kakak

Terimakasih telah berkunjung di blog Halo Pramuka, dan silahkan cari artikel menarik lainnya di Halo Pramuka

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon