Panduan Penyelesaian SKU Pramuka Pandega - Terbaru (Download Pdf)

Untuk download Panduan Penyelesaian SKU (Syarat Kecakapan Umum) Pramuka Golongan Pandega dalam format pdf, kakak bisa klik link download yang sudah Admin Halo Pramuka siapkan dibawah BAB VI

Panduan SKU ini admin beri judul terbaru karena Panduan ini merupakan versi terakhir yang dikelaurkan oleh Kwarnas. Jika kakak ingin membaca SKU Pandega terbaru, silahkan kunjungi halaman dibawah ini: SKU Golongan Pandega Terbaru (Isi dan Download Pdf)

Berikut ini Admin sajikan panduannya secara lengkap sesuai dengan yang dikeluarkan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka

PANDUAN PENYELESAIAN SYARAT KECAKAPAN UMUM PRAMUKA GOLONGAN PANDEGA

KEPUTUSAN KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA NOMOR: 199 TAHUN 2011
TENTANG PANDUAN PENYELESAIAN SKU GOLONGAN PANDEGA

TIM SKU Pandega dan Panduan
1. Kak Jana T. Anggadiredja
2. Kak Joko Mursitho
3. Kak Susi Yuliati
4. Kak Poernoto
5. Kak Deden Syefrudin
6. Kak Syarifah Alawiah

Tim Editor
1. Kak Susi Yuliati
Kak Teguh Prihatmono

Design Cover : Antonius Daud
Diterbitkan oleh :
Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
Jl. Medan Merdeka TImur No. 6 Jakarta 10110
No ISBN: 978-979-8318-27-6

DAFTAR ISI
  • Kata Pengantar
  • Sambutan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
  • Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 199 Tahun 201
  • I. Pendahuluan
  • II. Pramuka Pandega (Kepandegaan)
    • 1. Filosofi
    • 2. Kiasan Dasar
    • 3. Karakter Usia Pandega
    • 4. Sifat Kegiatan Pandega
    • 5. Organisasi Racana Pandega
  • III. Peran Pembina
  • IV. Area Pengembangan Peserta Didik
    • 1. Area Pengembangan Spritual
    • 2. Area Pengembangan Emosional
    • 3. Area Pengembangan Sosial
    • 4. Area Pengembangan Intelektual
    • 5. Area Pengembangan Fisik
  • V. Syarat-Syarat dan Tanda Kecakapan Umum
    • 1. Cara Penyelesaian SKU
    • 2. Materi SKU Pandega
    • 3. Contoh Kegiatan Pramuka Pandega
  • VI. Pelantikkan
    • 1. Upacara Pelantikan
    • 2. Proses Pelantikan
  • VII. Penutup

KATA PENGANTAR
Salam Pramuka,
Sejalan dengan program revitalisasi Gerakan Pramuka dengan fokus pada pemberdayaan gugus depan, Bidang Pendidikan, Pelatihan dan Penelitian telah berhasil melakukan penyempurnaan program-program pendidikan dan pelatihan, yang meliputi :
  • 1) Kurikulum bagi peserta didik, meliputi : penyempurnaan Syarat Kecakapan Umum (SKU) untuk Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega; Panduan Penyelesaian SKU; penyempurnaan Syarat Kecakapan Khusus (SKK); Modul Permainan Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega;
  • 2) Kurikulum bagi tenaga pendidik dan anggota dewasa, meliputi : Orientasi Kepramukaan (OK); Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar dan Lanjutan (KMD dan KML) serta Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Dasar dan Lanjutan (KPD dan KPL); Sistem Pengelolaan dan Pengembangan Anggota Dewasa; Sistem Pendidikan dan Pelatihan dalam Gerakan Pramuka;
  • 3) Instrumen penelitian, akreditasi dan Sertifikasi, meliputi : Panduan Akreditasi Gugus Depan dan Litbang Data Dasar Gerakan Pramuka; Panduan Akreditasi Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat); serta instrumen Sertifikasi Pelatih dan Pembina.

Syarat Kecakapan Umum (SKU) Tahun 2011 sebagai pengganti SKU 1974, dalam perumusannya telah menyesuaikan dengan 8 (delapan) tahapan Renewed Approach to Programme (RAP) dari WOSM yang disesuaikan dengan kondisi Gerakan Pramuka, dengan 5 (lima) area pengembangan kecerdasan, yakni : spiritual, emosional, sosial, intelektual dan fisik (SESOSIF). Sedangkan Buku Panduan Penyelesaian SKU ini, selain untuk pertama kalinya dibuat, diharapkan dapat membantu Pembina Pramuka dalam upaya penyelesaian SKU peserta didiknya sekaligus diharapkan pula dapat membantu Pembina Pramuka dalam menyusun program latihan setiap minggunya di gugusdepan.

Kepada Tim Perumus, khususnya Ka. Pusdiklatnas beserta staf, Andalan Nasional Bidang Diklat dan Penelitian, para Pelatih dan Ka. Biro Diklatpram beserta staf, serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam perumusan dan penerbitan buku ini, kami menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih.

Kami menyadari Buku Panduan Penyelesaian SKU ini masih memiliki kekurangan dan belum sempurna, karena itu untuk penyempurnaannya kemudian, kami mengharapkan saran-saran dan masukan. Semoga Alloh Illahi Robbi, Tuhan Yang Maha Esa, selalu memberikan rakhmat, hidayah dan inayahnya serta selalu memberikan bimbingan dan perlindungan kepada kita semua. Amin.

Jakarta, Desember 2011
Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
Waka Bidang Pendidikan, Pelatihan dan Penelitian,
ttd
Prof. Dr. Jana Tjahjana Anggadiredja, MSc., Apt.

KEPUTUSAN
KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA
NOMOR: 199 TAHUN 2011
TENTANG
PANDUAN PENYELESAIAN SYARAT KECAKAPAN UMUM

Ketua kwartir nasional Gerakan Pramuka,
Menimbang
  • a. bahwa untuk mencapai tujuan Gerakan Pramuka, pendidikan terhadap anggota muda harus dilaksanakan secara efektif dan efisien dan didukung dengan kurikulum pendidkan yang berkualitas. 
  • b. bahwa Syarat Kecakapan Umum (SKU) yang merupakan kurikulum pendidikan anggota muda yang ditetapkan dengan Keputusan Kwartir 
  • Nasional nomor: 088/KN/74 tahun 1974 telah disempurnakan disesuaikan dengan Undang-undang Republik Indonesia nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, Anggoran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka serta Rencana Strategik Gerakan Pramuka tahun 2009-2014. 
  • c. bahwa untuk membantu kelancaran proses pendidikan di lapangan perlu dikeluarkan Panduan Penyelesaian Syarat Kecakapan Umum (SKU) yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Kwartir Nasional 
Mengingat
  1. Undang-undang No : 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka 
  2. Keputusan Presiden RI Nomor : 24 tahun 2009 tentang pengesahan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka 
  3. Keputusan Ketua kwartir Nasional Gerakan Pramuka nomor : 203 tahun 2009 tentang Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka 
  4. Keputusan Kwartir Nasional nomor; 198 Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Syarat Kecakapan Umum. 
  5. Memperhatikan 
  6. Hasil Lokakarya Panduan Penyelesaian SKU 
  7. Arahan Pimpinan Kwarnas 

MEMUTUSKAN
Menetapkan
Pertama:

  • Menetapkan Panduan Penyelesainan Syarat Kecakapan Umum (SKU) sebagaimana terlampir pada surat keputusan ini sebagai acuan bagi Pembina Pramuka di lapangan, terdira atas; 
  • Panduan Penyelesainan SKU Golongan Pramuka Siaga, tercantum pada lampiran I 
  • Panduan Penyelesainan SKU Golongan Pramuka Penggalang, tercantum pada lampiran II 
  • Panduan Penyelesainan SKU Golongan Pramuka Penegak, tercantum pada lampiran III 
  • Panduan Penyelesainan SKU Golongan Pramuka Pandega, tercantum pada lampiran IV 
Kedua:
  • Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan 
  • Apabila ternyata terdapat kekeliruan dalam kepurusan ini, sebagaiman mestinya akan diadakan pembetulan
Ditetapkan di Jakarta
Pada tanggal 28 Oktober 2011
Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
Ketua,
ttd
Prof. Dr. dr. H. Azrul Azwar, MPH

LAMPIRAN IV
KEPUTUSAN KWARTI NSIONAL GERAKAN PRAMUKA
NOMOR: 199 TAHUN 2011
TENTANG
PANDUAN PENYELESAIAN SYARAT KECAKAPAN UMUM
PRAMUKA GOLONGAN PANDEGA
PEGANGAN PEMBINA

BAB I
PENDAHULUAN
Gerakan Pramuka adalah organisasi pendidikan kepramukaan yang membina kaum muda guna mengembangkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga menjadi manusia yang sehat, terampil, berwatak, berkepribadian dan berahlak mulia.

Gerakan Pramuka dalam proses menyelenggarakan pendidikan kepramukaan berdasarkan Sistem Among, dengan menerapkan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang disesuaikan dengan keadaan, kepentingan, perkembangan bangsa dan masyarakat Indonesia.

Dalam rangka Revitalisasi Gerakan Pramuka menghadapai era globalisasi yang penuh dengan tantangan dan persaingan dalam membina dan mengembangkan anggota Gerakan Pramuka, diperlukan standar kualifikasi sumberdaya manusia.

Untuk mengembangkan sumberdaya manusia, terutama kaum muda yang menjadi anggota Gerakan Pramuka, diterapkan beberapa metode kepramukaan antara lain sistem tanda kecakapan.

Sistem Tanda Kecakapan Gerakan Pramuka, khususnya Pramuka Pandega meliputi:
  • 1. Syarat-syarat Kecakapan Umum (SKU) untuk mencapai tanda kecakapan umum
  • 2. Syarat-syarat Kecakapan Khusus (SKK) untuk mencapai tanda kecakapan khusus

Selain kecakapan tersebut, Pramuka Pandega dapat memperoleh Tanda Pramuka Pandega Garuda sebagai penghargaan setelah memenuhi syarat-syarat Pramuka Pandega Garuda (SPG).

Pramuka Pandega, dewasa ini dalam proses revitalisasi telah memiliki SKU sesuai dengan tuntutan dan kemajuan teknologi, informasi dan pembangunan masyarakatnya.

Agar SKU Pramuka Pandega dapat dilaksanakan dalam proses tepat guna dan hasil guna, diperlukan panduan untuk menyelesaikan SKU nya.


Tujuan panduan ini sebagai pedoman untuk membantu Pembina Pramuka Pandega dalam upaya menerapkan fungsi Pembina Pramuka sebagai mitra bakti, sehingga SKU Pramuka Pandega dapat diselesaikan dengan proses yang benar untuk mencapai tanda Kecakapan Umum (TKU). Panduan ini perlu dikembangkan oleh Pembina Pramuka Pandega sesuai dengan situasi dan kondisi Racana Pandega.

BAB II
PRAMUKA PANDEGA (KEPANDEGAAN)
Proses Kepanduan Indonesia merupakan sejarah perjuangan bangsa dalam upaya meraih kemerdekaan. Dimulai ketika bangsa Indonesia mensiagakan Kemerdekaan yang diambil dari peristiwa Budi Utomo, pada tanggal 20 Mei 1908. Kemudian bangsa Indonesia menggalang persatuan untuk kemerdekaan, yang ditandai dari peristiwa Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Setelah berhasil menggalang persatuan, maka bangsa Indonesia telah siap untuk menegakkan kemerdekaan yang ditandai dari peristiwa Proklamasi Kemerdekaan RI, pada tanggal 17 Agustus 1945. Proses akhir dari sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia adalah mengisi kemerdekaan dengan memandegani (memprakarsai/mempelopori) pembangunan bangsa.

Baca secara lengkap tentang Kepamdegaan disini : Filosofi dan Kiasan Dasar Pramuka Pandega

BAB III
PERAN PEMBINA PRAMUKA
1. Pembina Pramuka Pandega dalam upaya membantu menyelesaikan SKU Pramuka Pandega berperan sebagai konsultan, motivator dan dinamisator.
Baca tentang peran pembina Pramuka Pandega : Peran Pembina Pramuka Pandega

BAB IV
AREA PENGEMBANGAN PESERTA DIDIK
Pendidikan kepramukaan mendorong peserta didik untuk mengembangkan segala dimensi kepribadian secara seimbang. Hal tersebut merupakan dorongan dalam mengeksplorasi pertumbuhan dari segala kemungkinan yang bisa diraih untuk menjadi manusia seutuhnya. Guna mencapai tujuan tersebut, kepramukaan mengembangkan area-area perkembangan, mencakup keragaman yang luas dalam demensi kepribadian manusia, serta mengaturnya dalam struktur kepribadian. Area pengembangan kepribadian meliputi, pengembangan spiritual, emosional, sosial, intelektual dan fisik.

Setiap area pengembangan memiliki kompetensi akhir yang harus dicapai. Kompetensi akhir dijabarkan secara berkesinambungan dan meningkat menjadi kompetensi dasar yang harus dicapai.

Kompetensi akhir peserta didik dalam Gerakan Pramuka adalah Kompetensi Pramuka Pandega, Kompetensi ini dimaksudkan untuk memberikan arah pengembangan pribadi, menetapkan arah potensi yang dapat dicapai oleh setiap tingkatan Pramuka sesuai dengan usia dan sifat pribadi masing-masing serta berfungsi sebagai dasar untuk mengetahui perkembangan pribadi. Kompetensi akhir merupakan sasaran yang diharapkan dapat dicapai setelah secara bertahap dari setiap jenjang peserta didik dalam menempuh syarat kecakapan umum.

Ada 5 macam area pengembangan Pramuka Pandega, yaitu:
  • Area Pengembangan Spiritual
  • Area Pengembangan Emosional
  • Area Pengembangan Sosial
  • Area Pengembangan Intelektual
  • Area Pengembangan Fisik
Penjelasan dari ke lima area pengembangan di atas, dapat kakak baca pada halaman berikut ini: Area Pengembangan Peserta Didik Pramuka Pandega

BAB V
SYARAT DAN TANDA KECAKAPAN UMUM
Sistem Tanda Kecakapan adalah salah satu Metode Kepramukaan untuk mendorong dan merangsang Pramuka Pandega agar memiliki kecakapan untuk pengembangan pribadinya. Tanda Kecakapan bukan merupakan tujuan tapi merupakan alat pendidikan untuk mencapai tujuan Gerakan Pramuka. Pramuka Pandega akan mendapat Tanda Kecakapan apabila telah menyelesaikan syarat-syarat kecakapan (telah diuji) dari pembinanya sebagai penghargaan atas kecakapan yang diraihnya.

Baca selengkapnya tentang SKU dan TKU Pandega disini : -

BAB VI
PELANTIKAN
Seorang Pramuka Pandega yang telah menyelesaikan SKU dengan baik, berhak mendapatkan TKU.
Pemberian TKU dilaksanakan dalam upacara pelantikan. Baca : Pelantikan Anggota Pramuka Pandega

Dapatkan Buku Panduan ini sekarang!
Download Panduan Penyelesaian SKU Pramuka Pandega.

Untuk download Panduan SKU Pandega dalam format Pdf, silahkan kakak buka link downloadnya disini: Panduan Penyelesaian SKU Pramuka Pandega Pdf

BAB VII
PENUTUP
Buku Panduan Pembina Pramuka dalam menyelesaikan SKU Pramuka Pandega ini hanyalah merupakan acuan dasar untuk memudahkan para Pembina melaksanakan proses pembinaan Pramuka di gugus depannya.

Panduan ini dapat dikembangkan dan diimplementasikan sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan peserta didik, kreatifitas dan inovasi Pembina Pramuka Pendega sangat diharapkan dalam proses penyelesaian SKU.

Semoga buku panduan ini berguna untuk mendorong semangat juang Pramuka Pandega dalam proses menyelesaikan SKU, sehingga menjadi Kader Gerakan Pramuka dan bangsa yang berkualitas.

Ditetapkan di: Jakarta
Pada tanggal: 28 Oktober 2011
Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
Ketua,
ttd
Prof. Dr. dr. H. Azrul Azwar, MPH
Panduan Penyelesaian SKU Pramuka Pandega - Terbaru (Download Pdf)