Tuesday, January 02, 2018

Cara Pengujian SKU Golongan Penegak Bantara Laksana Terbaru

Kategori
Cara menyelesaikan SKU dilakukan melalui ujian SKU. Ujian SKU adalah menilai kecakapan pramuka Penegak untuk memperoleh Tanda Kecakapan Umum (TKU), sehingga kecakapan yang dimiliki Penegak benar-benar dapat dipertanggung jawabkan dan memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan sesuai dengan keadaan dan kemampuan Penegak. Jika belum memiliki SKU Penegak versi terbaru, silahkan download disini: Download Pdf SKU Golongan Pramuka Penegak Terbaru

Bagi Pembina Penegak ujian SKU merupakan salah satu usaha untuk meyakini:

Penguji SKU adalah pembina yang langsung membina Penegak. Pembina yang bersangkutan dapat meminta orang lain di luar anggota Gerakan Pramuka untuk menguji. Misalnya orang yang memiliki keahlian dalam bidang tertentu, orang tua atau wali Penegak.

a. Menyelesaikan SKU
SKU merupakan alat pendidikan yang dapat menjadi pendorong bagi Penegak untuk berusaha memiliki pengetahuan, kecakapan dan keterampilan yang dipersyaratkan. Pembina Pramuka Penegak baik secara formal maupun informal selalu memberikan motivasi kepada para Pramuka Penegak untuk menyelesaikan SKU pada tingkatan yang sesuai dengan kondisi peserta didik masing-masing.

Khusus Pembina Penegak!
Silahkan baca dan Download Panduan Penyelesaian SKU Penegak terbaru
Disini: Panduan Penyelesaian SKU Pramuka Penegak Terbaru - Lengkap (Download Pdf)

b. Cara Menguji SKU
  • 1) Dalam menguji SKU, Penguji harus memperhatikan : 
    • a) Keadaan masyarakat setempat : 
      • Adat istiadat setempat. 
      • Kebiasaan penduduk setempat. 
      • Keadaan dan kemungkinan-kemungkinan yang ada setempat. 
      • Pembatasan-pembatasan yang ada setempat. 
    • b) Kemampuan anggota, antara lain : 
      • Usaha yang telah dilakukannya 
      • Keadaan jasmaninya 
      • Bakatnya 
      • Kecerdasannya 
      • Sifat dan wataknya 
      • Hasrat dan minatnya 
      • Kebutuhannya 
      • Keuletannya 
      • Kemandirian 
  • 2) Ujian SKU dilakukan secara perorangan, satu demi satu, tidak secara kelompok. 
  • 3) Ada butir-butir SKU yang harus dilaksanakan secara kelompok, tetapi penilaian tetap dijalankan pada perorangan. 
  • 4) Pembina Pramuka harus membimbing, merangsang, dan membantu Calon Penegak agar aktif berusaha memenuhi SKU. 
  • 5) Pelaksanaan ujian SKU dilakukan : 
    • a) menguji mata ujian satu demi satu sesuai dengan butir SKU yang dikehendaki oleh Calon Penegak. 
    • b) waktu dilakukan atas kesepakatan antara Penguji dan Calon Penegak yang akan diuji. 
    • c) Sedapat-dapatnya dalam bentuk praktik dan secara praktis. 
  • 6) Tidak boleh seorang Calon Penegak dinyatakan lulus SKU tanpa melalui ujian. 
  • 7) Dalam melaksanakan ujian SKU, Penguji harus mengusahakan adanya variasi, sehingga peserta didik tertarik dan tidak merasa takut untuk menempuh ujian SKU, misalnya ujian SKU dilaksanakan dalam suatu perkemahan. 
  • 8) Dalam melaksanakan ujian SKU, Penguji harus memperhatikan segi-segi keamanan, keselamatan, dan batas kemampuan jasmani yang diuji. 
  • 9) Didasarkan pengetahuan dan pengalaman dan bakti yang pernah dialami 
  • 10) Menghargai semua kreatifitas, inovasi, penghayatan terhadap materi SKU. 
  • 11) Pembina yang bersangkutan dalam proses menguji SKU Penegak dapat meminta bantuan orang dewasa diluar Gerakan Pramuka yang memiliki kompetensi, namun penyelesaian akhir menjadi tanggung jawab pembinanya. 
  • 12) Menggunakan sistem Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, dan penekanannya pada Tut Wuri Handayani 
  • 13) Didasarkan pada kebutuhan lingkungan yang mempengaruhi kehidupan calon Penegak dan Penegak Bantara. 
  • 14) Didasarkan pada kemajuan dan pengetahuan teknologi informatika 
  • 15) Menghargai semua kreatifitas, inovasi, penghayatan terhadap materi SKU. 
  • 16) Program penyelesaian butir-butir SKU wajib dibuat oleh calon Penegak dan Penegak Bantara sesuai kesempatan dan waktu yang dipilihnya dan diserahkan kepada Pembina yang bersangkutan. 
  • 17) Pembina dalam proses menguji SKU Penegak dapat meminta bantuan orang dewasa diluar Gerakan Pramuka yang memiliki kompetensi, namun penyelesaian akhir menjadi tanggung jawab pembinanya. 

Sumber: Buku Panduan Penyelesaian Syarat Kecakapan Umum Penegak. Diterbitkan Oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Tahun 2011

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon