Pengertian, Fungsi dan Penggolongan Gigusdepan Pramuka

1) Pengertian Gugus Depan :
Gugus Depan sebagai Satuan terdepan dalam Gerakan Pramuka merupakan wadah untuk menghimpun dan membina peserta didik sesuai dengan golongan Usia dan Jenis Kelamin.

2) Tujuan pengembangan Gugus Depan bertujuan memudahkan pengelolaan dan penyelenggaraan kegiatan Kepramukaan dalam mencapai tujuan Gerakan Pramuka.

3) Pembentukan Gugus Depan dilaksanakan berdasarkan :
a. Wilayah
b. Pangkalan tertentu antara lain : Asrama, Lembaga Pendidikan, Lembaga Khusus dan Perwakilan Indonesia di Luar Negeri.

Semua Gugus Depan dihimpun dan dibina oleh Kwartir Ranting. Setiap Gugus Depan menggunakan nomor Gugus Depan yang diatur oleh Kwartir Cabang.

Anggota putra dan anggota putri dihimpun dalam Gugus Depan secara terpisah sedangkan Gugus Depan di perwakilan di KBRI luar negeri dihimpun dan dibina oleh Kwartir Nasional.

4) Fungsi Gugus Depan dan Satuan Pramuka

Sesuai dengan perkembangan jasmani dan rohani peserta didik maka unit terkecil dirinci sebagai berikut :

a. Perindukan Siaga
Satu Perindukan Siaga terbagi menjadi 4 Barung, setiap Barung terdiri dari 5 sampai 10 orang Pramuka berusia 7 s.d. 10 tahun. Dimungkinkan dalam satu Gugus Depan ada beberapa Perindukan Siaga. Unit tekecil bagi Pembinaan Pramuka Siaga adalah Barung, sehingga Pembinaan kepemimpinan peserta didik secara langsung di bawah asuhan Pembina Siaga dengan panggilan “Yanda dan Bunda”, “ Pak Cik dan Bu Cik “ ( untuk sebutan Pembantu Pembina Siaga).

b. Pasukan Penggalang
Satu Pasukan Penggalang terdiri dari 4 Regu dan setiap Regu terdiri dari 5 sampai 10 orang Pramuka berusia 11 s.d. 15 tahun. Dimungkinkan dalam satu Gugus Depan ada beberapa Pasukan. Unit terkecil bagi Pasukan Penggalang adalah Regu, yang berarti bahwa Pembinaan kepemimpinan dan pelaksana utama kegiatan bertumpu pada regu. Pembina Penggalang mengkoordinasikan keseragaman yang ada tiap regu di dalam Pasukan itu.

Hubungan sehari antara Pembina dan Peserta didik diwujudkan dalam panggilan “Kakak” dan Adik.

c. Ambalan Penegak
Satu Ambalan Penegak terbagi menjadi 4 Sangga dan setiap Sangga terdiri atas 5 sampai 10 orang Pramuka berusia 16 s.d. 20 tahun. Satu Gugus Depan bisa memiliki beberapa Ambalan (Ambalan 1, 2 dst). Unit terkecil bagi Ambalan Penegak adalah tiap personil Pramuka Penegak yang karena perkembangan kejiwaan masih memungkinkan untuk dikelompokkan dalam satu Sangga tetap.

Pengelolaan kegiatan ditangani oleh Dewan Ambalan dengan Pembina Penegak berfungsi sebagai Pendamping.

d. Racana Pandega
Satu Racana Pandega terdiri atas beberapa orang dan paling banyak 40 orang Pramuka Pandega berusia 21 s.d. 25 tahun.

Bagi Pramuka Pandega setiap personil Pramuka Pandega merupakan pribadi yang gerak pelaksanaan kegiatan dikoordinasikan oleh Dewan Racana pembentukan Kelompok Kerja dan Reka Kerja adalah upaya menyelesaikan tugas kewajiban di dalam gerakan dengan Pembina Pandega sebagai Konsultan.

5) Pengelolaan Gugus Depan
  • a. Gugus Depan : Dipimpin oleh seorang Pembina Gugus Depan yang dipilih oleh Musyawarah Gugus Depan. Pembina Gugus Depan menyusun pimpinan Satuan dalam Gugus Depan dan dapat merangkap Jabatan Pimpinan Satuan
  • b. Perindukan Siaga : Dipimpin oleh seorang Pembina Siaga dibantu oleh 3 orang Pembantu Pembina yang berusia sedikitnya 16 tahun. Pembina dan Pembantu Pembina Siaga Putra dapat dijabat seorang wanita atau pria, sedangkan Pembina dan Pembantu Pembina Siaga Putri harus dijabat oleh seorang wanita.  Barung : dipimpin  oleh  Pemimpin  Barung.  Para Pemimpin Barung Utama ( PBU ) / sulung. Sulung tetap memimpin Barungnya.
  • c. Pasukan Penggalang: Dipimpin oleh seorang Pembina Penggalang dibantu oleh 2 orang Pembantu Pembina Penggalang ( pB. G ). Pembina Penggalang sediktnya berusia 21 tahun, Pembantu Pembina Penggalang sedikitnya berusia sedikitnya 16 tahun. Pembina dan Pembantu Pembina Peggalang Putra harus dijabat  seorang pria. Pembina  dan Pembantu Pembina Penggalang Putri dijabat oleh seorang wanita. Regu dipimpin oleh Pemimpin Regu (Pinru) secara bergilir. Para pemimpin regu memilih Pimpinan Regu Utama ( Pratama ) untuk melaksanakan tugas ditingkat Pasukan.
  • d. Ambalan Penegak : dibina oleh seorang Pembina dan seorang Pembantu Pembina Penegak berusia sedikitnya 26 tahun sesuai jenis kelaminnya  atas  usul  Dewan  Ambalan.  Dewan  Ambalan Penegak disingkat Dewan Penegak dipimpin oleh seorang “Pradana” Sangga dipimpin oleh Pemimpin Sangga (Pinsa).
  • e. Racana Pandega : Dibina oleh seorang Pembina Pandega atas usul Dewan Racana  berusia  sedikitnya  27  tahun.  Pembina  Pandega Putra dijabat oleh seorang pria dan Pembina Pandega Putri dijabat oleh seorang wanita. Dewan Racana pendega  disingkat Dewan Pandega dipimpin oleh seorang Ketua.
Sumber: Buku Kursus Mahir Dasar (KMD)
Pengertian, Fungsi dan Penggolongan Gigusdepan Pramuka